PT. Adhimukti Triyasa Calya (ATC)

ATC resmi didirikan berdasarkan SK Menkumham pada 21 Juli 2023. ATC bergerak di bidang jasa pelatihan, sertifikasi, outsourcing, konsultasi,dan sektor terkait lainnya. Saat ini kami masih fokus pada bidang pariwisata, namun seiring waktu, ATC akan memperluas produk dan layanan ke sektor-sektor potensial lainnya.

VISI ATC

Mewujudkan Pemandu Wisata / Pemandu Wisata Minat Khusus yang kompeten dan profesional Hi Indonesia.

TOURISM EDUCATE SUSTAINABLE and SAFETY

MISI ATC

Misi umum PT. Adhimukti Triyasa Calya (ATC) adalah menciptakan peluang kerja bagi sumber daya manusia melalui program pelatihan dengan mengutamakan kolaborasi bersama asosiasi profesi, pemangku kepentingan, instansi pemerintah, serta pihak swasta.

PT. Adhimukti Triyasa CalyaATC

PT. Adhimukti Triyasa Calya (ATC) resmi didirikan berdasarkan SK Menkumham pada 21 Juli 2023. ATC bergerak di bidang jasa pelatihan, sertifikasi, outsourcing, konsultasi,dan sektor terkait lainnya. Saat ini kami masih fokus pada bidang pariwisata, namun seiring waktu, ATC akan memperluas produk dan layanan ke sektor-sektor potensial lainnya. Misi umum ATC adalah menciptakan peluang kerja bagi sumber daya manusia melalui program pelatihan dengan mengutamakan kolaborasi bersama asosiasi profesi, pemangku kepentingan, instansi pemerintah, serta pihak swasta.

Consectetur adipiscing elit

Consectetur adipiscing elit

Consectetur adipiscing elit

Consectetur adipiscing elit

Consectetur adipiscing elit

Consectetur adipiscing elit

Produkdan Pelayanan Kami

LPK Adhimukti Triyasa Calya ( ATC ), Sekolah Pemandu Gunung Indonesia ( SPGI )

polio

Pelatihan & Bimbingan Teknis

• Pemandu Wisata Pendakian Gunung Arung Jeram Panjat Tebing Experiental Learning Caving & Speologi Paralayang Dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045, kami berkewajiban untuk mengembangkan kualitas dan profesionalisme SDM di bidang Pariwisata yang kompeten, unggul, kreatif, berintegritas, dan berdaya saing global

Sertifikasi Kompetensi

Kegiatan sertifikasi kompetensiyang kami lakukan bertujuan untuk mempersiapkan tenaga kerja di sektor pariwisata yang memenuhi standar kerja yang berlaku secara nasional (SKKNI) maupun internasional, sehingga menghasilkan SDM yang lebih profesional dan lebih diakui di pasar global.

Konsultasi & Kajian Pariwisata

Dalam menunjang pembangunan pariwisata yang berkelanjutan, ATC menyediakanjasa konsultasi perencanaan, riset dan kajian pengembangan destinasi wisata dan petualangan.

Outsourcing

Selain pelatihan, sertifikasi, konsultan dan kajian destinasi, ATC juga menyediakan layanan atau mendampingkan tenaga kerja professional di bidang kepemanduan wisata minat khusus dan petualangan.

LPKATC

LPK Adimukti Triyasa Calya sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pelatihan dan peningkatan kapasitas SDM di Indonesia.

  • 29 - 31 Juli 2025. Mountain Rescue Training Telah dilaksanakan "Mountain Rescue Training" oleh Sekolah Pemandu Gunung Indonesia, SPGI ,APGI, BASARNAS, VRRI dan KG.
  • 6 - 8 Mei 2025. Pelatihan SDM Pariwisata berbasis SKKNI Pelatihan peningkatan kapasitas SDM Pariwisata berbasis SKKNI untuk bidang Pemandu Keselamatan Wisata Tirta. Difokuskan untuk okupasi Petugas Keselamatan Kolam Renang.
  • 13 - 15 Maret 2025. Pelatihan dan Sertifikasi Pemandu Wisata Gunung Muda Pelatihan dan Sertifikasi Pemandu Wisata untuk 3 skema kepemanduan yaitu Pemandu Wisata Gunung Muda, Pemandu Wisata Lokal, dan Pemandu Outbound/ Fasil Experiental Learning.
  • 27 Februari 2025 Pelatihan Daring Manajemen Risiko dan Kedaruratan LPK Adhimukti Triyasa Calya telah melaksanakan sesi perdana program Pelatihan Manajemen Risiko dan Kedaruratan dalam Pendakian Gunung.
  • 22-27 Juli 2024 Pelatihan dan sertifikasi Pemandu Wisata Gunung kegiatan pelatihan dan sertifikasi Pemandu Wisata Gunung berkolaborasi dengan Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser, DPP APGI dan LPK Adimukti Triyasa Calya.
Sertifikasi Kompetensi Bidang: Pemandu Wisata

LPK Adhimukti Triyasa Calya (ATC) Didukung oleh - Outfest - BNSP - LSP Pramindo - HPI

Akan mengadakan sertifikasi kompetensi bidang: Pemandu wisata Lokal - Dalam kota (City tour) - Lintas Daerah (Overland)

5 Oktober 2025 di Outfest Senayan Park Jakarta booth B18 LPK Adhimukti Triyasa Calya pukul 09.00 - 15.00

Persyaratan yang perlu dibawa ketika sertifikasi 1. KTP 2. Ijazah terakhir 3. CV (pernah memandu dalam kurun waktu 3 tahun terakhir, dibuktikan dengan foto, Surat tugas, itinerary, testimoni, dll ) 4. Sertifikat-sertifikat pendukung 5. Surat Rekomendasi Asosiasi ( akan diberikan HPI )

Sertifikasi Kompetensi Pemandu Wisata Gunung

LPK Adhimukti Triyasa Calya (ATC) Didukung oleh - Outfest - BNSP - LSP Pramindo - APGI

Akan mengadakan sertifikasi kompetensi bidang : - Pemandu Wisata Gunung

4 oktober Bimtek di kantor LSP Pramindo

5 Oktober 2025 di Outfest Senayan Park Jakarta booth B18 LPK Adhimukti Triyasa Calya

Persyaratan yang perlu dibawa ketika sertifikasi

1. KTP 2. Ijazah terakhir 3. CV (pernah memandu dalam kurun waktu 3 tahun terakhir, dibuktikan dengan foto, Surat tugas, itinerary, testimoni, dll ) 4. Sertifikat-sertifikat pendukung 5. Surat Rekomendasi Asosiasi (akan diberikan APGI)

Agenda Pelatihan
Pelatihan
Agenda Pelatihan
Pelatihan
Agenda Pelatihan
Pelatihan
Pelatihan A
A ...
Pelatihan B
B ...

LATEST NEWS

LPK Adhimukti Triyasa Calya ( ATC ), Sekolah Pemandu Gunung Indonesia ( SPGI )

Kamis, 18 Desember 2025

Taman Nasional Bromo Tenger Semeru Meyelengarakan Pelatihan dan Sertifikasi Pemandu Wisata Gunung di kawasan TNBTS

Taman Nasional Bromo Tenger Semeru Meyelengarakan Pelatihan dan Sertifikasi Pemandu Wisata Gunung di kawasan TNBTS


Pelatihan dan Sertifikasi Pemandu Wisata Gunung ini m
erupakan agenda kerja dan program Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru yang berkerjasama dengan Lembaga Pelatihan Kerja PT. Adhimukti Triyasa Calya, Lembaga Sertifikasi Profesi Pramindo serta Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI) dalam upaya meningkatkan keterampilan, pengetahuan dan sikap kerja serta kapasitas anggota Pemandu Pendakian Gunung Semeru Terdaftar (PPGST) untuk mencapai seorang Pemandu Wisata Gunung yang terlatih juga kompeten.


Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta dan Batch 1 Pada Bulan September dan Batch 2 50 peserta pada bulan Desember 2025, yang diselenggarakan oleh Balai Besar TNBTS berkerjasama dengan LPK Adhimukti Calya, LSP Pramindo, APGI Pusat dan  APGI DPProv Jawa Timur.

Tujuan dan Output

1. Untuk memenuhi agenda kerja Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dalam upaya meningkatkan keterampilan pengetahuan dan sikap kerja serta kapasitas anggota Pemandu Pendakian Gunung Semeru Terdaftar (PPGST)

2. Untuk meningkatkan ketrampilan pengetahuan dan sikap kerja dalam pelayanan prima kepada pengunjung

DURASI KEGIATAN

Pelatihan Pemandu Hiking/Muda : 10 jampel (1 hari) 1 hari materi dalam ruang + Bimbingan Teknis

Sertifikasi Pemandu Wisata Gunung Level Muda (1 hari)

RUANG LINGKUP BIDANG PEKERJAAN

HIKING

Ruang lingkup jabatan ini adalah aktivitas kepemanduan wisata gunung pada:

a. Destinasi perjalanan wisata gunung yang dituju meliputi:

- Kaki gunung, bukit/perbukitan dan/atau hutan di sekelilingnya; dan

- Pemukiman serta budaya masyarakat di kawasan wisata gunung.

b. Aktivitas fisik yang dilakukan meliputi berjalan kaki dan hiking dengan durasi tidak lebih dari 1 (satu)

hari atau kurang dari 50 (lima puluh) kilometer.

@( Ori Kaki Gunung - Manager Operasional LPK ATC Jatim - Instruktur LPK ATC - Instruktur APGI )


Kamis, 11 Desember 2025

Perbedaan Taman Nasional dan Cagar Alam

Perbedaan Taman Nasional dan Cagar Alam


Cagar Alam (CA) adalah kawasan suaka alam yang sangat ketat perlindungannya untuk menjaga keaslian ekosistem tumbuhan, satwa, dan ekosistemnya tanpa boleh ada pemanfaatan kecuali penelitian dengan izin khusus, sementara Taman Nasional (TN) adalah kawasan pelestarian alam yang lebih luas, memiliki ekosistem asli yang khas, dan dikelola dengan sistem zonasi untuk tujuan perlindungan, penelitian, pendidikan, serta pariwisata/rekreasi, memungkinkan aktivitas manusia lebih banyak namun tetap terkendali. Intinya, CA lebih fokus pada perlindungan mutlak dan alami, sedangkan TN mengizinkan pemanfaatan terbatas (ekowisata) di zona tertentu.

Cagar Alam (CA)

Fungsi Utama: Melindungi keanekaragaman hayati (flora, fauna, ekosistem) secara alami dan ketat. 

Aktivitas Manusia: Sangat terbatas, dilarang untuk pariwisata umum. Kunjungan hanya untuk penelitian, pendidikan, atau kegiatan khusus dengan izin khusus. 

Pengelolaan: Perlindungan alamiah, mirip dengan "cagar alam" dalam arti konservasi murni. 

Contoh: Cagar Alam Sibolangit (Sumut), Cagar Alam Pulau Moyo (NTB). 

Taman Nasional (TN)

Fungsi Utama: Melindungi ekosistem asli yang luas dengan zonasi, bisa untuk pemanfaatan ilmu pengetahuan, pendidikan, pariwisata, dan rekreasi. 

Aktivitas Manusia: Diizinkan (rekreasi, pariwisata, edukasi) sesuai zonasi, tetapi tetap dalam batas-batas aturan ketat untuk menjaga alam. 

Pengelolaan: Sistem zonasi (zona inti, rimba, pemanfaatan, dll.) untuk membagi area perlindungan ketat dan area pemanfaatan terbatas. 

Contoh: Taman Nasional Baluran (Jatim), Taman Nasional Wakatobi (Sultra), Taman Nasional Gunung Leuser (Aceh-Sumut). 

Perbedaan Kunci

Akses Publik: CA tertutup untuk publik kecuali izin khusus; TN terbuka untuk pariwisata dan rekreasi. 

Manajemen: CA fokus perlindungan alami mutlak; TN memakai zonasi untuk pemanfaatan terbatas (ekowisata, edukasi). 

Jenis Kawasan: CA masuk Kawasan Suaka Alam (KSA); TN masuk Kawasan Konservasi Pelestarian Alam (KKPA) dengan fungsi pemanfaatan tambahan. 

LPK Adhimukti Triyasa Calya

LPK Adhimukti Triyasa Calya


PT. Adhimukti Triyasa Calya (ATC) resmi didirikan berdasarkan SK Menkumham pada 21 Juli 2023. ATC bergerak di bidang jasa pelatihan, sertifikasi, outsourcing, konsultasi,dan sektor terkait lainnya. Saat ini kami masih fokus pada bidang pariwisata, namun seiring waktu, ATC akan memperluas produk dan layanan ke sektor-sektor potensial lainnya. Misi umum ATC adalah menciptakan peluang kerja bagi sumber daya manusia melalui program pelatihan dengan mengutamakan kolaborasi bersama asosiasi profesi, pemangku kepentingan, instansi pemerintah, serta pihak swasta.

Kami Melayani Jasa :

Pelatihan & Bimbingan Teknis

* Pemandu Wisata Pendakian Gunung Arung Jeram Panjat Tebing Experiental Learning Caving & Speologi Paralayang Dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045, kami berkewajiban untuk mengembangkan kualitas dan profesionalisme SDM di bidang Pariwisata yang kompeten, unggul, kreatif, berintegritas, dan berdaya saing global

Sertifikasi Kompetensi

Kegiatan sertifikasi kompetensiyang kami lakukan bertujuan untuk mempersiapkan tenaga kerja di sektor pariwisata yang memenuhi standar kerja yang berlaku secara nasional (SKKNI) maupun internasional, sehingga menghasilkan SDM yang lebih profesional dan lebih diakui di pasar global.

Konsultasi & Kajian Pariwisata

Dalam menunjang pembangunan pariwisata yang berkelanjutan, ATC menyediakanjasa konsultasi perencanaan, riset dan kajian pengembangan destinasi wisata dan petualangan.

Outsourcing

Selain pelatihan, sertifikasi, konsultan dan kajian destinasi, ATC juga menyediakan layanan atau mendampingkan tenaga kerja professional di bidang kepemanduan wisata minat khusus dan petualangan.

Jumat, 19 September 2025

Kompetenkan Profesi Pemandu Wisata Gunung Anda di Outfest 2025

Kompetenkan Profesi Pemandu Wisata Gunung Anda di Outfest 2025


LPK Adhimukti Triyasa Calya (ATC)
Didukung oleh
- Outfest
- BNSP
- LSP Pramindo
- APGI

Akan mengadakan sertifikasi kompetensi bidang :
- Pemandu Wisata Gunung

Pada Hari :
Sabtu, 4 oktober Bimtek di kantor LSP Pramindo
Minggu, 5 Oktober 2025 di Outfest Senayan Park Jakarta booth B18 LPK Adhimukti Triyasa Calya pukul 09.00 - 15.00

Investasi
Pemandu Wisata Gunung
- Muda : Rp. 1.350.000
- Madya : Rp. 1.450.000
- Ahli : Rp. 1.550.000

Persyaratan yang perlu dibawa ketika sertifikasi
1. KTP
2. Ijazah terakhir
3. CV (pernah memandu dalam kurun waktu 3 tahun terakhir, dibuktikan dengan foto, Surat tugas, itinerary, testimoni, dll )
4. Sertifikat-sertifikat pendukung
5. Surat Rekomendasi Asosiasi (akan diberikan APGI)

Narahubung : Jarody Hestu N (081328173781)

Pendaftaran : https://bit.ly/Sertifikasi_Outfest2025

Pendaftaran paling lambat 30 September 2025 diikuti pembayaran investasi ke nomor rekening BCA 8040888960 atas nama PT Adhimukti Triyasa Calya. Silakan konfirmasi pembayaran kepada narahubung.

Sampai jumpa di Outfest 2025. 

Selasa, 02 September 2025

Konsultasi Dan Kajian Pariwisata Untuk Menunjang Pembangunan Pariwisata Yang Berkelanjutan

Konsultasi Dan Kajian Pariwisata Untuk Menunjang Pembangunan Pariwisata Yang Berkelanjutan


Dalam menunjang pembangunan pariwisata yang berkelanjutan, ATC menyediakan jasa konsultasi perencanaan, riset dan kajian pengembangan destinasi wisata dan petualangan.

Kajian pariwisata sangat penting untuk dilakukan karena beberapa alasan:

1. Meningkatkan Daya Saing

Kajian pariwisata dapat membantu meningkatkan daya saing destinasi pariwisata dengan memahami kekuatan dan kelemahan destinasi, serta mengidentifikasi peluang dan ancaman yang ada.

2. Mengoptimalkan Pengelolaan Pariwisata

Kajian pariwisata dapat membantu mengoptimalkan pengelolaan pariwisata dengan memahami kebutuhan dan harapan wisatawan, serta mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan.

3. Meningkatkan Kualitas Pelayanan

Kajian pariwisata dapat membantu meningkatkan kualitas pelayanan pariwisata dengan memahami kebutuhan dan harapan wisatawan, serta mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan.

4. Mengurangi Dampak Negatif

Kajian pariwisata dapat membantu mengurangi dampak negatif pariwisata terhadap lingkungan, sosial, dan ekonomi masyarakat lokal dengan memahami dampak pariwisata dan mengidentifikasi strategi untuk mengurangi dampak negatif.

5. Meningkatkan Kesadaran Masyarakat

Kajian pariwisata dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pariwisata yang berkelanjutan dan berdaya saing.

6. Mengidentifikasi Peluang Baru

Kajian pariwisata dapat membantu mengidentifikasi peluang baru untuk pengembangan pariwisata, seperti pengembangan produk pariwisata baru atau meningkatkan kualitas infrastruktur pariwisata.

Dengan demikian, kajian pariwisata sangat penting untuk dilakukan untuk meningkatkan daya saing destinasi pariwisata, mengoptimalkan pengelolaan pariwisata, meningkatkan kualitas pelayanan, mengurangi dampak negatif, meningkatkan kesadaran masyarakat, dan mengidentifikasi peluang baru.

Kamis, 07 Agustus 2025

Pelatihan dan Sertifikasi Pemandu Wisata untuk 3 skema kepemanduan,  Pemandu Wisata Gunung , Pemandu Wisata Lokal, dan Pemandu Outbound.

Pelatihan dan Sertifikasi Pemandu Wisata untuk 3 skema kepemanduan, Pemandu Wisata Gunung , Pemandu Wisata Lokal, dan Pemandu Outbound.


Pada akhir pekan kemarin, LPK Adhimukti Triyasa Calya (ATC) telah melaksanakan program yang merupakan fasilitasi dari Dinas Pariwisata Kab. Pasuruan, yaitu Pelatihan dan Sertifikasi Pemandu Wisata untuk 3 skema kepemanduan yaitu Pemandu Wisata Gunung Muda, Pemandu Wisata Lokal, dan Pemandu Outbound/ Fasil Experiental Learning.


Program berlangsung pada tanggal 13 - 15 Maret 2025 di Kaliandra Resort, Prigen, Pasuruan dengan kolaborasi bersama 3 asosiasi yaitu APGI, AELI, dan HPI. Sementara sertifikasi dilaksanakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pramindo. Diikuti oleh 80 peserta yang berasal dari kabupaten Pasuruan.

Kegiatan ini merupakan salah satu usaha untuk meningkatkan kapasitas SDM Pariwisata di Kab. Pasuruan sehingga akan menciptakan pelayanan prima dalam pariwisata. Secara tak langsung akan menciptakan keunggulan destinasi pariwisata kab. Pasuruan yang dikelola dan dijalankan oleh SDM Pariwisata yang handal, profesional, dan kompeten.

Ucapan terima kasih kami haturkan kepada Dinas Pariwisata Kab. Pasuruan, seluruh instruktur dari APGI, AELI, dan HPI, LSP Pramindo beserta para asesor, Kaliandra resort sebagai tuan rumah, serta seluruh peserta yang meluangkan waktunya upgrade ilmu dan skill selama 3 hari ini. Mohon maaf atas segala kesalahan kami selama program.

Semoga menjadi program yang manfaat bagi kita semua.

LPK Adhimukti Triyasa Calya

GalleryATC

"The best view comes after the hardest climb."

"The best view comes after the hardest climb."

"The best view comes after the hardest climb."

"The best view comes after the hardest climb."

"The best view comes after the hardest climb."

"The best view comes after the hardest climb."

"The best view comes after the hardest climb."

"The best view comes after the hardest climb."